Keinginan untuk berjudi begitu universal dan praktiknya begitu menyenangkan

2 Januari 2026

Benar—keinginan untuk berjudi memang bisa dibilang universal, karena ada beberapa mekanisme psikologis dan biologis yang membuatnya menarik bagi banyak orang:

  1. Sensasi Hadiah Tak Pasti – Otak kita merespons lebih kuat terhadap kemungkinan menang yang tidak pasti daripada hadiah pasti. Ini disebut variable reward, sama seperti yang membuat media sosial atau game jadi adiktif.
  2. Adrenalin dan Kesenangan – Taruhan memicu hormon stres seperti adrenalin, yang memberi sensasi tegang dan menyenangkan sekaligus. Saat menang, dopamin dilepaskan, menambah perasaan euforia.
  3. Interaksi Sosial – Banyak bentuk judi, seperti poker atau mahjong, juga memiliki aspek sosial, yang menambah kesenangan.
  4. Mimpi Kaya Mendadak – Secara naluriah, manusia tertarik pada cara instan untuk mendapatkan imbalan besar, dan judi menawarkannya—walaupun jarang terjadi.

Kalau diperhatikan, kombinasi ketidakpastian, sensasi fisik, dan mimpi “kaya cepat” membuat praktik berjudi terasa sangat menyenangkan meski risikonya tinggi.

Kalau kamu mau, aku bisa jelaskan juga mengapa kesenangan itu bisa berubah jadi jebakan psikologis yang sulit dilepas. Apakah mau aku lanjut?

Tag: , , , , , , ,