Judi Online Di Kalangan Anak-Anak

2 Januari 2026

Judi Online di Kalangan Anak-Anak merupakan masalah serius yang semakin mengkhawatirkan seiring mudahnya akses internet dan game digital. Berikut gambaran ringkas namun menyeluruh:

πŸ” Penyebab Utama

  1. Akses Internet Tanpa Pengawasan – Anak mudah membuka situs/aplikasi berunsur judi.
  2. Game dengan Unsur Judi – Loot box, gacha, atau taruhan item menormalisasi perilaku berjudi.
  3. Kurangnya Literasi Digital – Anak belum paham risiko finansial dan psikologis.
  4. Pengaruh Teman & Konten Media – Promosi di media sosial, streamer, atau iklan terselubung.
  5. Faktor Ekonomi & Lingkungan – Rasa ingin cepat dapat uang atau meniru orang dewasa.

⚠️ Dampak Negatif

  • Kecanduan dan kehilangan kontrol diri
  • Masalah keuangan (utang, pencurian)
  • Gangguan mental (cemas, stres, depresi)
  • Penurunan prestasi akademik
  • Risiko kriminal & eksploitasi

πŸ›‘οΈ Upaya Pencegahan

Peran Orang Tua

  • Aktif mengawasi penggunaan gawai & internet
  • Edukasi anak tentang risiko judi sejak dini
  • Gunakan parental control & batasi waktu layar

Peran Sekolah

  • Literasi digital & keuangan
  • Konseling dan deteksi dini perilaku berisiko

Peran Pemerintah & Platform

  • Penegakan hukum & pemblokiran situs
  • Regulasi ketat iklan dan fitur mirip judi
  • Kampanye publik yang berkelanjutan

βœ… Kesimpulan

Judi online pada anak bukan sekadar masalah teknologi, tapi masalah sosial yang butuh kolaborasi: keluarga, sekolah, platform digital, dan negara. Pencegahan dini jauh lebih efektif daripada penanganan saat sudah kecanduan.

Jika ingin, saya bisa bantu materi edukasi untuk orang tua, contoh ciri anak mulai terpapar, atau solusi praktis pengawasan gawai.

Tag: , , , , , , ,